WIRAUSAHA SOLUSI HEBAT UNTUK MEMBANGUN NEGERI
Dikirim oleh: Nurmala, 02-Nov-10 12:54:55, Dibaca: 360x
WIRAUSAHA SOLUSI HEBAT
UNTUK MEMBANGUN NEGERI
Rasanya
tepat bila sosiolog David Mc Clelland menyebut bila ingin
menjadi negara maju, maka 2% warganya menjadi entrepreneur, dengan
kata lain suatu negara bisa membangun negerinya jika 2% dari warganya
menjadi wirausaha. Jika satu wirausaha mampu mempekerjakan 8 orang,
maka banyak orang terserap lapangan kerja. 
Berangkat dari kalimat
tersebut Sabtu, 30 Oktober 2010 Himajur Manajemen STIE Tunas
Nusantara bekerjasama dengan Sinar Sosro, Ritz Computer, MPPI dan
Bank Muamalat, mengadakan seminar dengan mengundang dua orang
pembicara, yaitu Bapak I Nyoman Widia MH. Ak, C.PA dari BKF dan
Bapak Iman Ni'matullah L.C, S.E.I dari Bank Muamalat. Seminar yang
mengusung tema “ Wirausaha Solusi Hebat Untuk Membangun
Negeri” ini di ikuti oleh lebih kurang 100 orang peserta,
baik dari mahasiswa maupun umum.
Acara yang berlangsung
sangat menarik ini juga di hadiri dan di buka secara langsung oleh
Kaprodi Manajemen Bapak Andi M. Rudhan, SE, MM dan juga Ketua STIE TN
Bapak Iwan Darmawansyah, SE, MM. Ak, beserta para PUKET, Sekprodi dan
Dosen-dosen STIE Tunas Nusantara.
Di dalam materinya Bapak
I Nyoman Widia, MH. Ak, C.P.A menyebutkan bahwa definisi sukses
adalah mendapatkan apa yang kita inginkan. Jika kita bersyukur kita
akan semakin mendapatkan hal yang kita syukuri, tetapi sebaliknya
jika kita mengeluh maka kita akan semakin mendapatkan hal-hal yang
kita keluhkan. Jadi yang di sebut orang kaya ialah orang yang sudah
mensyukuri apa yang sudah di miliki, dan orang miskin ialah orang
yang tidak pernah mensyukuri apa yang sudah ia dapat.
Dilanjutkan dengan
pemateri kedua yaitu Bapak Iman Ni'matullah, L.C, S.E.I, beliau
menerangkan tentang Kiat Mendapatkan Modal Usaha, menjelaskan mengapa
harus mencari modal dari orang lain dan kelebihan menjadi nasabah di
bank syariah. Semua dijelaskan dengan rinci dari mulai kekurangannya
hingga kelebihannya.
Acara di tutup dengan
pengundian doorprize dan penyerahan piagam kepada para pembicara.
Hingga akhir acara masih terlihat keantusiasan para peserta dalam
mengikuti semua kegiatan, terlihat dari terisi penuhnya kursi dari
mulai hingga akhir acara.
Ditengah-tengah
persaingan usaha sekaligus kondisi ekonomi global yang
memprihatinkan, siapa pun harus ada pembekalan menjadi wirausaha.
Menjadi wirausaha jangan menjadi alasan terakhir Anda tidak diterima
di pekerjaan, namun menjadi karyawan adalah alasan terakhir Anda
gagal dalam membangun dan mengembangkan suatu usaha bisnis. MAJU
TERUS ENTREPRENEUR INDONESIA !!!
|